29 September 2012

Mempertahankan Budaya Malu

"Malu Bertanya Sesat Dijalan", dari pada malu-maluin lebih baik bertanya walaupun dipinggir jalan agar tidak pula tersesat di jalanan. Mungkin makna pepatah tersebut kurang lebihnya seperti itu, kita sebagai manusia yang bermoral sudah paham akan konsep malu. Sebagian orang mengangap budaya malu adalah bagian dari identitas sesuatu maupun seseorang, sedang diberbagai paham yang lain budaya malu hanya sebagian kecil rasa alamiah manusia yang dibawa dari sejak lahir yang harus dipertahankan. Jika dikumpulkan dari berbagai paham manusia tentang budaya malu mungkin pada intinya mengandung makna yang sama.

Dilihat dari fungsi dan peranannya, budaya malu ternyata sangat bermanfaat. Sering kali kita melihat tata tertib yang dibuat pada sebuah lingkungan kerja, dikantoran pada instansi swasta maupun pemerintah. Ada yang memasang tata tertib yang sengaja dibuat dalam upaya kedisiplinan para pegawai maupun karyawan. Diantaranya penerapan budaya malu, yaitu: "Malu Jika Datang Terlambat". Demi kedisiplinan pegawai agar etos kerja mereka menjadi lebih baik slogan tersebut ternyata sangat ampuh diterapkan. Bayangkan saja bila kita datang ke kantor kesiangan, hal kecil yang dapat kita rasakan begitu memasuki ruangan kantor, kita sudah disambut dengan tatapan mata para pegawai yang lain, belum lagi jika big bos langsung mengetahui keterlambatan kita. Bukan saja teguran halus yang kita dapatkan, omelan, amarah sampai ke hal-hal yang memalukan lain akan kita dapatkan juga dari sang bos.

Pada tatanan lain secara pribadi budaya malu juga perlu kita pertahankan. Mungkin kita iri melihat anak kecil yang belum paham akan budaya malu ini. Budaya malu menurut persepsi salah satu agama ternyata sangat dijunjung tinggi, bahkan merupakan identitas yang perlu dijaga dimanapun sampai kapanpun. Tidak dapat kita bayangkan jika manusia dibumi ini tidak memiliki budaya malu. Manusia disebut sebagai makhluk yang beradab karena memiliki salah satu konsep malu dalam dirinya. Diciptakan sebagai satu-satunya makhluk dibumi yang memiliki etika kemanusiaan terhadap kehidupan dan moralitas maka layaklah mahluk itu disebut manusia. Dan inilah yang membedakan manusia dengan makhluk lain.

Kita sebagai manusia wajib memelihara eksistensi kemanusiaan ini dengan cara mempertahankan budaya malu tetap lestari pada diri kita. Kita tidak mungkin akan disebut manusia beretika baik jika budaya malu tersebut hilang dalam prilaku serta kepribadian. Orang lain akan menganggap gila andaikan rasa malu itu sudah tidak ada. Lihat saja manusia yang disebut "Orang Gila" ketika berjalan ditempat keramaian berperilaku aneh, berkata sendirian tanpa lawan bicara, berpakaian tidak beraturan, bahkan mengumbar (maaf) aurat (kemaluan) yang tidak tidak tertutupi dengan baik dan berbagai macam tingkah laku yang tidak sesuai dengan kepribadian manusia itu sendiri. Ini adalah sesuatu yang tidak kita inginkan terjadi.

Bagaimana cara mempertahankan budaya malu? 
Manusia sebagai diri pribadi, bukan orang lain. Sebagai pribadi yang manusiawi, rasa malu tentu ada pada setiap insan. Ketika sesuatu yang kita rasakan seakan sungkan atau enggan kita lakukan dihadapan orang lain itulah bagian dari rasa malu, tentunya tergantung kita menempatkannya. Sederhananya tidak berperilaku berlebihan diluar nalar dan logika atau etika kemanusiaan sudah lebih dari cukup untuk mempertahankan budaya malu tersebut tetap lestari pada diri kita.

Lalu bagaimana jika faham lain yang tidak mempermasalahkan? 
Istilah pornograpi mengandung persepsi yang negatif dan tentunya kita dapat langsung meng-klaim bahwa hal itu terjadi karena tidak dilandasi oleh rasa malu. "Lain Ladang Lain Belalang" Anggapan ini dapat kita maklumi karena memang ada yang tidak mempermasalahkan budaya malu tersebut. Namun yang perlu kita pahami bahwa hakikat kemanusiaan itu akan tetap terjaga dimata orang lain ditentukan oleh kultur budaya itu sendiri dan ditentukan oleh pribadi masing-masing.

21 September 2012

Politik: Pentingnya Pencitraan

Sekali-kali membahas tentang dunia politik, gak masalah kan, kali aja ada manfaat yang bisa diambil.

Kita yang terbiasa dengan up to date berita di media massa yang sering mempublikasikan pencitraan seseorang menjelang pemilu maupun baik itu pemilihan kepala daerah sampai pemilihan presiden. Jika boleh berkata bosan...! mungkin itu kalimat yang tepat untuk saya katakan, karena sudah sering tampil dimedia massa memuat pencitraan seorang "X" yang menjadi seorang calon yang sebelumnya dengan penuh janji manis, pada kenyataannya mengecewakan. Suasana politik di negara ini yang dibangun di media tidak seindah fakta lapangan. Sepertinya perlu diganti pencitraan itu dengan yang lebih bermanfaat lagi, atau istilah kerennya meritokrasi.

Padahal sistem ini bukan barang baru lagi, dinegara lain seperti Jepang, India, Tiongkok, Hongkong telah berhasil menerapkan sistem adopsi politik meritokrasi ini. Sistem ini merupakan satu prinsip yang mampu menjaring beragam kemampuan di aneka sektor dalam masyarakat. Meritokrasi merupakan salah satu pilar kebijakan dalam nilai-nilai universal politik. Dalam kamus Wikipedia, istilah meritokrasi ini berasal dari kata merit yang berarti manfaat dan merujuk kepada bentuk sistem politik yang memberikan penghargaan kepada yang berprestasi atau yang berkemampuan dalam dunia politik.

Dinegara barat, meritokrasi diperoleh berdasarkan hasil pemilihan umum. Calon pemimpin dari pemerintahan maupun dari partai telah menyiapkan diri sejak awal dari citra pribadi sampai kepada program kerja. Kemudian program ini disosialisasikan melalui kampanye secara terbuka dan dikompetisikan dengan para calon pemimpin lawan politiknya. Tentunya program kerja tersebut didukung pula oleh rakyat, dengan harapan rakyat bisa memilih pemimpin secara rasional dan objektif. Sebagai bukti keberhasilan sistem ini negara Singapura dan Tiongkok mengedepankan sistem politik meritokrasi, padahal negera tersebut penganut ajaran konfusius.

Dengan meritokrasi negara akan diurus oleh orang-orang yang kompeten, pembangunan negara yang direncanakan akan dilaksanakan dengan baik, sehingga negara akan mengalami kemajuan, stabilitas tetap terjaga serta pembangunan akan berkesinambungan. 

Karakteristik politik demikian yang seharusnya layak dianut oleh bangsa indonesia. Memang untuk membuat suatu perubahan tidak semudah membalikkan telapak tangan, atau berdasarkan teori-teori semata. Proses penciptaan sistem politik meritokrasi hanya terjadi apabila partai politik menawarkan figur terbaik yang dihasilkan berdasarkan kemampuan. Meritokrasi akan melahirkan pemimpin yang kompeten setelah ditempa proses dan memiliki akar serta penerimaan publik.

Pola ini muncul sebagai jawaban dari persoalan politik yang terjadi di masyarakat. Masyarakat awam kini sudah mempertanyakan apakah proses demokrasi di negara ini dapat diarahkan kepada konsolidasi atau justru kembali ke masa otoritarian. Maka untuk memudahkan itu, partai politik seharusnya dapat membangun kepercayaan masyarakat, karena hal ini menjadi prasyarat utama dalam menjaga konsolidasi demokrasi.

Memperkuat sistem meritokrasi dalam kepartaian merupakan langkah awal dalam memperbaiki sistem partai, selain memperkokoh ideologi partai juga sebagai nilai dasar untuk perjuangan. Partai politik tanpa ideologi ibarat raga tanpa jiwa, seolah tidak memiliki tujuan dan cita-cita perjuangan. Ideologi menjadi nilai bersama yang mengarahkan pemimpin dan para kader partai kepada cita-cita kehidupan berbangsa dan bernegara dan dengan ideologi, partai politik dapat menentukan koalisi atau tidaknya dengan partai lainnya.

Proses Internalisasi Nilai 
Internalisasi nilai pada kader partai politik adalah berfungsi untuk pendidikan politik agar kelak dapat melakukan fungsi pendidikan politik kepada masyarakat dan memasyarakatkan nilai ideologi. Proses inilah yang akan membentuk calon legislatif dan calon presiden yang benar-benar kompetensi. Penguatan ideologi partai politik dan kaderisasi adalah kunci untuk membenahi infrastruktur politik di Indonesia. Dengan demikian ada korelasi antara perbaikan taraf kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat dengan instrument dalam sistem politik.

Sistem meritokrasi harus dimulai dari hilir, yaitu berkaitan dengan transparansi kepada publik. Transparansi tersebut dapat berupa laporan kinerja dari para wakil rakyat dan transparansi laporan keuangan dari partai politik kepada publik. Hal ini dapat dilakukan melalui instrumen media secara berkala. Apabila sistem meritokrasi tersebut sudah berjalan, kemudian membangun sebuah struktur pembagian fungsi di tubuh partai politik yang akan lebih bersifat aplikatif untuk optimalisasi kerja kader partai. Sebagai contoh struktur partai dapat dibagi menjadi tiga fungsi yaitu, fungsi eksekutif, fungsi legislatif dan fungsi profesional.

Dengan pembagian ini, maka kader-kader politik akan bekerja secara internal sesuai dengan cita-cita mereka ketika terjun di masyarakat. Sementara orang yang memiliki keinginan berkembang secara organisasional akan lebih fokut kepada kinerja profesional partai. 
Berdasarkan sumber pemerhati politik.

18 September 2012

Syukur dan Kebahagiaan

Syukur. Salah satu resep kebahagiaan hidup manusia adalah pandai bersyukur, karena dengan bersyukur terhadap apa pun yang telah berikan kepada kita Tuhan akan menambah berlipat-lipat nikmat-Nya. Sebaliknya penyesalan, putus asa, atau bahkan kufur terhadap nikmat tuhan, maka ancaman yang sangat pedih akan ditimpakan.

Sebagai hamba kita tidak patut untuk menyesali apapun yang telah terjadi, hari kemarin yang telah berlalu kita jalani sudah selesai. Ia telah kita tinggalkan bersama waktu yang terus bergerak maju bersamaan dengan terus berkurangnya usia kita. Andaikan seluruh isi dunia ini bersatu untuk mengubah hari kemarin, maka yang sudah kita jalani kemarin tidak mungkin akan terulang kembali.

Demikian pula dengan hari esok, sesuatu yang belum terjadi dan masih merupakan rahasia Tuhan, karena itu kita jangan terlalu cemas, apakah hari esok kita akan mendapatkan kebahagiaan hidup yang lebih dibandingkan dengan hari ini. Sikap yang paling tepat adalah dengan bersyukur dari apa yang telah diberikan Tuhan pada hari ini. Kalau sekarang kita bisa meminum secangkir kopi manis, jangan sesali kalau ternyata kemarin kita hanya dapat meminum air putih biasa, dan sebaliknya terlalu berkhayal besok akan minum susu.

Memang benar, hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini. Lebih baik di sini, artinya lebih kepada sikap kita menyikapi segala kemungkinan hidup kita. Jadi yang terpenting kita selalu optimis menghadapi segala moral dan etika yang baik, berakhlak mulia dan jangan sekali-kali terlena atau menenggelamkan diri ke dalam kubangan nafsu dan jebakan-jebakan yang telah disiapkan iblis.

Kebahagiaan. Kalau keberadaan nasib kita hari ini kurang beruntung, atau sepanjang umur kita didera oleh kesusahan, itupun bukan menjadi alasan kita untuk kehilangan kegembiraan. Janganlah engkau bersedih ketika dikepung kesulitan, dan jangan pula engkau terlalu bergembira ketika mendapatkan karunia. Boleh jadi Tuhan justru menyayangimu lantaran engkau miskin, dan boleh jadi Tuhan juga sedang mengujimu ketika engkau diberi rejeki yang melimpah. Jadi rileks saja, karena itulah hakekat kebahagiaan yang sesungguhnya, jika kita percaya.

Tambahan:

Banyak Keinginan Usaha Kurang

Dalam kehidupan kita hanya bisa berandai-andai untuk mendapatkan sesuatu yang enak, bagus dan mantab. Dan sudah menjadi kodrat kita sebagai manusia memiliki keinginan yang begitu banyak, ibarat berkas pekerjaan yang menumpuk yang belum terselesaikan. Padahal belum tentu semua keinginan itu dapat terwujud. Yang perlu kita pahami bahwa Tuhan telah memberikan kemampuan yang ada pada manusia untuk dapat mengeksploitasikan diri sehingga dapat bermanfaat bagi orang banyak.

Yang menjadi pertanyaan adalah dapatkah semua keinginan yang mampir dipikiran kita dapat terwujud nyata? Bagaimana jika kita tidak mempunyai pekerjaan, tidak memiliki kemauan untuk berusaha. Sudah pasti keinginan yang kita pikirkan tidak akan terwujud. Terkadang kita melupakan rumus jitu "Tuhan tidak akan merubah selama manusia tersebut tidak merubahnya sendiri" dan kemampuan ini sudah diberi Tuhan sejak kita lahir. 

Kodrat manusia adalah makhluk yang memiliki citra dan karya, tentunya kita sadar bahwa segala sesuatu yang kita inginkan akan terwujud haruslah dengan berupaya keras dan bekerja penuh kesungguhan. Dengan berusaha adalah kunci keberhasilan untuk mencapai apa yang kita inginkan dan jangan berbangga dulu dengan apa yang telah diraih sekarang, karena belum tentu itu murni usaha dari kita sendiri. Tentunya ada pihak-pihak lain yang ikut terkait dalam usaha kita, biar tidak di kata orang lain sombong yaitu dengan cara yang bijaksana adalah dengan membuat orang lain bangga melalui sesuatu yang kita kerjakan sekarang.

Jangan berpikiran sempit seperti orang yang berputus asa, keinginan yang banyak namun usahanya yang kurang banyak. Yang diperlukan adalah dengan berpikir positif, konsentrasi dan fokus kepada keinginan dan tidak lupa berdo'a. Segala sesuatu yang kita lakukan belum tentu tidak ada manfaatanya, mungkin keberhasilan tersebut tidak dapat kita rasakan untuk hari ini, bisa jadi dilain hari keberhasilan tersebut dapat kita raih tanpa kita sadari.

Berikut tips untuk mendapatkan sesuatu yang dinginkan, yang penulis rakum dari berbagai sumber semoga sedikit menjawab problem yang kebanyakan menyangkut dipikiran kita. Tips pertama dengan memberanikan diri, dalam artian berani secara mentalitas dan berani terhadap resiko yang akan dihadapi.

1. Berhutang atau Meminjam

Cara ini bukan cara jitu untuk dilakukan, namun juga bukan suatu solusi yang terbaik ketika keinginan kita harus terwujud. Namun salah satu alternatif yang dipilih ketika usaha kita tidak mencapai hasil yang diinginkan, dan tentunya dengan resiko harus mengembalikan. Orang yang memilih cara ini adalah orang yang percaya diri karena berani berhutang atau meminjam serta yakin bahwa akan sanggup untuk melunasinya.

2. Menabung

"Rajin Pangkal Pandai Hemat Pangkal Kaya" dapat menjadi motivasi kita dalam berusaha dan bekerja untuk mendapat hasil yang maksimal. Orang yang memempuh cara ini adalah orang yang memiliki kewaspadaan dan kesabaran yang tinggi, selain itu untuk melatih kedisiplinan kita untuk tidak bersikap boros. 

3. Memberi atau Bersedekah

Cara ini merupakan salah satu cara yang fenomenal dan tidak masuk akal, bagaimana mungkin kita  akan mendapatkan sesuatu yang dinginkan jika kita selalu memberi. Kalimat yang pantas sebenarnya adalah bersedekah, dan ini merupakan keharusan yang diajarkan bertujuan untuk meringankan beban orang lain terlepas dari ruang dan waktu kapan kita akan melakukannya, dalam arti yang lain yaitu memberi sesuatu disaat lapang maupun sempit. 

Mengapa cara ini terbilang fenomenal?, karena ini merupakan rahasia yang Tuhan berikan. Boleh dibilang ini sebagai "bonus besar" yang diberikan khusus bagi manusia yang berpegang teguh kepada komitmen dan tidak melupakan bahwa segala sesuatu yang diraihnya bukan lantaran kemampuan dirinya sendiri. Semoga bermanfaat.

Tanaman Beraroma Penenang Pikiran

Disekitar kita terdapat tanaman yang banyak mengandung manfaat, baik untuk kesehatan seperti dibuat jamu-jamuan, untuk dikonsumsi seperti bayam sebagai sayuran dan banyak manfaat lagi bagi manusia. Salah satu yang dapat kita ambil manfaatnya adalah sebagai aroma penenang pikiran. Kok bisa ya...?? Sebagai contoh bunga melati atau bunga lavender yang mengeluarkan aroma harum bila dicium. 

Tanaman ini mudah sekali ditemukan, bahkan kita bisa menanamnya di area pekarangan rumah kita sendiri. Berikut tanaman yang mempunyai aroma penenang pikiran (arometherapy) antara lain:

Bunga Melati
Aroma bunga melati dipercaya dapat membantu perempuan hamil untuk mengetahui kapan waktu akan melahirkan. Aroma bunga melati juga dapat membantu melancarkan proses kontraksi saat persalinan, "duh sempet gak ya ngirupnya....". Selain itu dipercaya dapat mengurangi kegelisahan, dapat mengatasi berbagai masalah menstruasi dan menopause. Percaya atau tidak, aroma harum yang dikeluarkan bunga melati memang sangat bagus untuk merelaksasi pikiran disaat sedang tegang maupun stress, maka wajar aroma bunga melati dapat membantu menenangkan pikiran.

Buah Jeruk

Tentu kita sudah tidak asing dengan buah jeruk, selain enak untuk dibuat aneka jenis minuman dari segi manfaat yang lain buah jeruk dapat memberikan efek lebih baik bagi kesehatan, banyak yang suka mengkonsumsi buah jeruk terutama anak-anak. Vitamin yang terkandung didalamnya memiliki fungsi sebagai penangkal radikal bebas yang dapat merusak DNA dan penangkal terjadinya penyakit kanker usus besar. Aroma jeruk yang khas dapat memberikan efek nyaman dan menenangkan pikiran.

Bunga Lavender

Bunga lavender satu diantara bunga-bunga lainnya yang manfaat besar. Aroma bunga lavender yang berwarna ungu ini sangat baik untuk menenangkan pikiran dan membantu seseorang agar cepat tertidur. Bunga lavender berperan mengatasi depresi pikiran bila pengobatan alternatif tidak memberikan hasil. 

Lemon

Menghirup aroma lemon segar tidak hanya membuat seseorang lebih tenang dan nyaman, aroma lemon ini juga membantu meningkatkan konsentrasi pikiran. Bagi pecandu buah ini cara yang bagus untuk dinikmati adalah dengan mencampurkan kedalam minuman teh yang berguna juga untuk mengurangi terjadinya tingkat kesalahan pada pekerjaan yang sedang  kita lakukan.

Aroma Dewi Cinta
Yang dimaksud dengan aroma dewi cinta yaitu aroma khusus yang khas dihasilkan dari beberapa macam tanaman diantaranya bunga kenanga, buah cengkih, buah pala, daun vanili, bunga mawar dan melati. Aroma dewi cinta ini bermula sejak jaman Yunani ketika Aphrodite akan merayu Zeus hingga kini menjadi ramuan yang bagus sebagai parfum. Dari berbagai sumber.

Dapatkah Ejakulasi Dini Diatasi?

Masalah ini merupakan sesuatu yang masih dianggap tabu oleh kebanyakan kaum adam. Mungkin karena menyangkut aib pribadi atau mungkin karena keegoisan laki-laki itu sendiri jika masalah ini diketahui orang lain. Sebagian lagi ejakulasi dini merupakan momok yang menakutkan dan patut diperhitungkan, maka wajarlah jika banyak kaum adam melakukan banyak cara untuk tetap menjaga hal tersebut tidak terjadi pada dirinya. diantaranya dengan melakukan terapi pengobatan baik secara medis, dengan cara herbal hingga cara-cara yang diluar logika akal. Seberapa pentingkah masalah tersebut harus diatasi? Jiwa kaum adam harus menjawab, maka sudah pasti "HARUS...!" Karena jika tidak jatuhlah martabat kejantanan kelaki-lakiannya di mata perempuan. Dan banyak lagi alasan yang akan diungkapkan bagi laki-laki yang tahu masalah ejakulasi dini ini.

Lalu apakah yang menjadi faktor penyebabnya? Menurut dr. Khairun Nisa Berawi, M.Kes,. Ejakulasi dini dapat disebabkan karena faktor psikologi. Namun dapat juga disebabkan karena gangguan organik. Metode non-medikamentosa atau metode mengatasi ejakulasi dini tanpa obat-obatan yaitu dengan cara melakukan terapi seksual layaknya perlu dicoba untuk mengatasi masalah ini. Terapi seksual dapat dilakukan dengan teknik mengendalikan ejakulasi, dimana teknik ini bertujuan untuk meningkatkan rentang waktu sebelum mencapai klimaks bagi laki-laki.

Terpenting untuk diperhatikan, teknik ini membutuhkan kerja sama serta komunikasi antara sesama pasangan. Pasangan wanita memulai dengan rangsangan pada lawan pasangan dan menghentikannya ketika datang sensasi yang dapat membuat ejakulasi terjadi. Sementara tugas si pria berusaha sedapat mungkin mengendalikan rasa sensasi tersebut. Aktivitas tersebut dapat dilakukan berulang-ulang sebelum kepada inti kegiatan yang lebih intim.

Tidak kalah penting hal yang wajib yang dilakukan adalah mengubah pola hidup, diantaranya melakukan olahraga teratur, diet dengan makanan seimbang serta memperbanyak makan buah dan sayuran. Selain itu usahakan untuk lebih pandai memanajemen stress dibarengi istirahat istirahat yang cukup. Tetapi alangkah baiknya jika melakukan konsultasi ke dokter spesialis dengan menceritakan secara terbuka keluhan yang dialami agar didapat solusi yang terbaik. Sumber A.I.F.O. 

11 September 2012

Buang Ingus Terlalu Keras

Pernahkan terserang flu? Membuang ingus keras-keras di saat flu dapat berakibat buruk, karena akan memunculkan sejumlah penyakit lain, antara lain sinusitis, hipertensi, bahkan bisa menyebabkan tekanan darah di otak. Batuk dan bersin hanya menghasilkan tekanan yang kecil pada rongga hidung, tetapi di saat mengeluarkan ingus dengan kencang, tekanan yang dihasilkan akan sangat besar, bahkan sama dengan tekanan darah diastolik yang terbaca dari seseorang.

Memang tidak ada alat ukur tekanan udara yang dihasilkan disaat seseorang bersin, namun untuk mengukur tekanan yang dihasilkan dapat dilihat bila seseorang mengalami batuk, bersin, dan mengeluarkan ingus dengan kencang dapat kita peprkirakan tekanan yang dihembuskan. Di antara tiga kegiatan yang dilakukan seseorang saat sakit flu, tekanan yang paling besar dihasilkan dari kegiatan mengeluarkan ingus dengan kencang.

Meski tampaknya tidak berbahaya, jika terus dilakukan bisa menyebabkan penyakit sinus dan memicu peningkatan tekanan darah di otak. Bakteri atau virus yang ada di hidung bisa terdorong keras dan menempel pada rongga hidung, dan akhirnya menyebabkan sinus. Selain itu tekanan keras akibat mengeluarkan ingus juga akan menyebabkan tekanan pembuluh darah ke otak meningkat dan memicu migrain, bahkan hipertensi. Karena itu, jika mengeluarkan ingus, sebaiknya tidak dilakukan kencang-kencang dan terus menerus.

Akibat lain terjadi pada telinga, yaitu tekanan udara yang dihasilkan disaat membuang ingus masuk ke telinga bagian tengah. Hal tersebut memberi trauma pada telinga tengah. Trauma itu menyebabkan radang sehingga menimbulkan rasa sakit. Pengobatannya bisa diberi antinyeri dan antiradang, misalnya ponstan atau antibiotik yang berfungsi untuk mencegah infeksi.