31 October 2012

Tips Membeli Tas yang Asli

Tas merupakan salah satu alat bantu yang paling banyak digunakan setiap orang, bermanfaat untuk menampung kebutuhan bawaan pribadi dalam berbagai keperluan sehari-hari maupun untuk keperluan berpergian ke tempat yang jauh. Namun belakangan ini banyak beredar tas-tas yang dijual bebas dipasaran dan ternyata terbuat dari bahan yang tidak asli (imitasi) dengan menggunakan merk-merk terkenal. Hal ini tentu saja merugikan bagi produsen tas dan tentunya bagi konsumen.

Berikut beberapa tips yang mudah-mudahan dapat membantu kita dalam memilih tas yang asli atau palsu.

Logo dan Material
Tas produksi asli menggunakan logo dan bahan material yang jelas dan bagus, periksalah logo dan material tas apakah terlihat terbuat dari bahan yang bagus. Logo tas yang murahan akan terlihat warnanya sedikit buram, berwarna tidak cerah bahkan mudah terlepas, hal ini jelas menandakan bahwa tas tersebut imitasi.

Aroma
Aroma tas yang terbuat dari bahan asli, misalnya terbuat dari bahan kulit akan tercuim aroma yang khas kulit, tas yan asli tidak meninggalkan aroma karet, lem atau aroma bahan kimia tertentu, tapi aroma yang tercium khas aroma kulit.

Tanda-tanda Spesifikasi
Tanda spesifik tas asli dapat dilihat dari bagian tertentu misalnya resliting, apakah dibuat oleh RiRi atau Lampo karena semua tas seperti Louis Vuitton dibuat sejak awal tahun 80-an memiliki tanggal kadaluwarsa yang tertera pada suatu tempat. Lakukan pemeriksaan tanda spesifikasi ini sejeli mungkin, karena kita tidak ingin tas yang kita pakai nanti tidak dapat bertahan lama.


Harga
Ukuran harga yang ditawarkan untuk tas yang imitasi sudah tentu lebih murah dibandingkan tas yang original. Karena tas yang terbuat dari bahan asli dengan kualtias yang baik tidak dapat dibeli dengan harga yang murah.

Waspadai Penipuan
Penipuan dimaksud adalah dengan melihat cara penjualannya, apakah langsung melalui galery produk tas tertentu atau dengan cara melakukan penawaran menggunakan media elektronika seperti internet (online). Cara-cara penjualan menggunakan media elektronik 90 persen tidak dapat dijamin keasliannya. Sebaiknya lakukan pembelian langsung dengan mendatangi tempat galerynya.
Berdasarkan sumber : ForHer.

29 October 2012

Seputar Rokok : Say no to Cigarette

Jika ada slogan yang berbunyi "say no to drug", harusnya ada juga slogan yang berbunyi "say no to cigarette". Tapi slogan hanyalah sekedar peringatan yang boleh didengar boleh juga tidak. Namun yang menjadi pertanyaan adalah mengapa harus say no to drug yang selalu dikampanyekan dimasyarakat? mengapa say no to cigarette tidak diikutkan dalam kampanye tersebut? Apa bedanya sekarang, jika drug dapat menyebabkan kematian, dan akibat dari merokok juga berujung pada kematian.

Kenyataan dibanyak tempat justru iklan-iklan baik melalui papan reklame maupun iklan melalui media massa mempromosikan produk rokok tanpa melihat lagi apakah berdampak buruk atau tidak pengaruhnya terhadap konsumen yang terpikat dan membeli produk tersebut. Memang tidak dapat dipungkiri jika dipersentasikan di masyarakat kita sebanyak 6 dari 10 warganya pernah atau bahkan sudah menjadi perokok aktif. Bayangkan jika jumlah wilayah per rata-rata seluruh negeri ini mengalami hal yang sama, sudah pasti polusi terbesar setelah asap kendaraan bermotor adalah polusi asap rokok juga faktor kematian paling banyak disebabkan karena dampak penyakit dari akibat merokok. 

Rokok adalah salah satu produk familier, terutama di negeri ini yang dalam proses pembuatannya melibatkan banyak tenaga kerja terdiri dari penduduk diberbagai wilayah. Jika dilihat dari analisa kesehatan, dampak yang ditimbulkan dari merokok adalah dapat menyebabkan penyakit kanker, serangan jantung, impotensi, stroke dan gangguan kehamilan dan janin, seperti yang tertera pada setiap bungkus rokok. Bagaikan buah simalakama ketika harus dihadapkan kepada dua pilihan. Secara garis besarnya, jika merokok dapat menyebabkan kematian dan andaikan penyebab kematian itu tersangka utamanya adalah rokok, mengapa sampai sekarang produksi barang tersebut makin meningkat bahkan kini banyak bermunculan merk-merk baru yang jual di masyarakat?. Lalu apa pengaruhnya peringatan yang tertera pada setiap bungkus rokok tersebut? 

Sudah menjadi tanggung jawab kita sendiri jika sudah mengetahui dampak yang ditumbulkan dari kebiasaan menghisap asap rokok tetapi masih saja hidup mesra berdampingan dengan rokok. Sudah menjadi tanggung jawab kita untuk dapat menghimbau anak-anak kita untuk belajar menghisap rokok dan kepada kerabat disekitar kita untuk tidak menjadikan rokok seolah menjadi menu wajib setelah makan.

27 October 2012

Depresi

Gangguan kejiwaan yang disebabkan depresi dikalangan masyarakat masih tergolong tinggi. Saat ini depresi sudah menjadi krisis global karena telah diderita sekitar 300-an juta umat manusia diseluruh dunia. Depresi unipolar dan ipolar merupakan gangguan mental yang umum dialami masyarakat. Depresi ipolar masuk kategori gangguan jiwa berat, seperti skizofrenia yang bersifat individual. Tak jarang depresi berujung pada pengambilan keputusan bunuh diri oleh penderitanya. Karena pengaruh depresi rentan terhadap gangguan mental.

Depresi sendiri memiliki tiga respons berbeda dari penderitanya. Pertama adalah depresi ringan yang umumnya dihadapi oleh banyak orang dan gejalanya pun tidak terlalu banyak, serta biasanya hanya berlangsung sekitar 2 minggu. Orang yang mengalami depresi ringan masih mampu menghadapi kesulitan dan melakukan berbagai aktivitas. Kemudian depresi sedang dengan tanda-tandanya tidak mempunyai banyak gejala dan umumnya hampir sama dengan depresi ringan. Serta terakhir depresi berat yang kemudian terbagi lagi menjadi 2 bagian, yakni depresi berat tanpa gejala psikotik dan depresi berat dengan gejala psikotik.

Depresi merupakan salah satu bentuk sindrom, gangguan keseimbangan mood (alam perasaan) yang umumnya dialami masyarakat. Beberaoa dantaranya dicirikan dengan sikap sedih, murung, tidak semangat, menarik diri dari hubungan interpersonal, preokupasi dengan kematian abseutas dan sebagainya. Karena itu depresi sangat mungkin menimbulkan resiko kematian, dan terjangkitnya penyakit lain. Ini terjadi akibat kemampuang fungsional otak menurun, yang akhirnya memicu penurunan kualitas hidup. Biasanya depresi banyak dipengaruhi problem keuangan, perkawinan, pekerjaan, kepribadian, genetik dan biologis lain seperti gangguan hormone.

Oleh karena itu diharapkan masyarakat lebih menaruh perhatian akan gejala-gejala yang memicu depresi atau gangguan mental kejiwaan. Jika menemukan gejala-gejala depresi, segeralah memeriksakan diri ke rumah sakit atau psikiater agar dapat ditangani dengan segera.

26 October 2012

Rasa Nyeri pada Dada

Kebiasaan merokok ternyata memberikan dampak negatif yang sangat banyak bagi tubuh, diantaranya dapat menyebabkan kanker, penyakit jantung, stroke dan sebagainya. Penyebabnya adalah karena terjadinya pembekuan darah dan kerusakan pembuluh darah, yang pada akhirnya dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan sehingga berdampak pada terjadinya stroke hingga kematian.

Keluhan yang dialami oleh seorang yang aktif dengan rokok diantaranya adalah seringnya mengalami rasa nyeri pada dada terutama dada disebelah kiri. Ketika keluhan ini datang, maka sebagian orang akan mengklaim bahwa ini adalah serangan jantung. Keluhan ini memang seperti gejalan sakit jantung, namun analisa secara medis hal ini diterangkan bahwa adanya rasa nyeri pada dada disebelah kiri bagi perokok aktif adalah disebabkan karena adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan serta asupan oksigen ke otot jantung. Tetapi adanya rasa nyeri pada dada ini bukan saja karena kurangnya pasokan oksikan ke jantung, namun dapat juga merupakan indikasi karena adanya penyakit lain, misalnya penyakit kanker paru.

Rasa nyeri pada dada sangat berkaitan erat dengan penyakit paru dan penyakit saluran pernafasan seperti TB paru (Tuberkolusis), PPOK (Penyakit Paru Obstruksi Kronik), penyakit paru kerja, penyakit kanker paru, batuk dan sesak nafas yang merupakan keluhan utama bagi penderita penyakit pernafasan kronik. Rangsangan atau tekanan pada pleura parietal (selaput rongga dada) juga menimbulkan rasa nyeri pada dada. Sebab lain terjadinya iritasi pada bronkus karena merokok sehingga sering menimbulkan rasa nyeri pada dada seperti terbakar.

Sebab lain adanya rasa nyeri pada dada karena terjadinya pleuritis (radang peura), yaitu lapisan tipis yang membungkus paru-paru. Dalam dunia kesehatan mengenal pleuritis terbagi dalam dua macam yaitu, radang kering dan radang basah. Sedangkan di dunia kedokteran dinamakan pleuritis eksudatifa atau efusi pleura. Oleh karena itu, jika kita mengalami rasa nyeri pada dada diharapkan segera melakukan tes sejak dini. Penderita nyeri dada akan menjalani pemeriksaan fisik, laboratoris dan foto rotgen, jika dibutuhkan akan dilakukan juga elektrokardiografi dan ekokardiaografi. 

Jika kita termasuk katagori memiliki faktor resiko tinggi terhadap kebiasaan merokok, sebaiknya melakukan tes ini pada usia muda sehingga keluhan yang terjadi dapat segera diidentifikasi dan dapat dilakukan langkah-langkah penanganannya. Namun ada cara yang paling bijak yaitu dengan meninggalkan kebiasaan buruk merokok yang dapat merusak fungsi organ pernafasan kita, karena kebiasaan tersebut merupakan salah satu faktorutama penyebab terjadinya gangguan pada alat vital tubuh kita. Berdasarkan sumber: Ketua IDI BL.

25 October 2012

Antara Keinginan dan Kebutuhan

Memiliki sesuatu yang benda yang menjadi cita-cita dalam hidup merupakan suatu target yang harus dipenuhi walaupun pada tahap awal keinginan itu hanya melalui angan-angan, namun tidak menutup kemungkinan jika keinginan yang sangat diidamkan akan tercapai jika melalui kerja keras untuk mendapatkannya. Manusia dalam memenuhi segala keinginan yang merupakan bagian dari kebutuhan hidup tidak terlepas dari peran kerja serta harta benda yang dimilikinya. Keduanya saling berkaitan satu sama lain, misalnya bagaimana mungkin kita memiliki rumah sedangkan keadaan keuangan kantong kita tidak mencukupinya. Bisa jadi dalam mendapat sesuatu itu dengan menempuh segala macam cara.

Tidak dapat dipungkiri melihat kondisi perekonomian sekarang ini beban kebutuhan hidup semakin meningkat bahkan makin menghimpit kas pribadi kita, belum lagi ditambah kebijakan-kebijakan yang menaikkan tarif-tarif harga, berkurangnya stok bahan baku barang konsumtif, tidak lancarnya jalur distribusi barang, bencana alam dan faktor-faktor lainnya yang menjadi penyebab pertumbuhan perekonomian pribadi tidak lancar. Belum lagi ditambah terjadinya penurunan moralitas pelaku perekonomian yang secara sengaja memanfaatkan ketidakpastian perekonomian itu menjadi lahan subur demi mendapatkan keuntungan pribadi.

Dialog kritis yang terjadi dimasyarakat adalah pasrah dan menerima nasib. "Harus bagaimana lagi, memang begitu peraturannya, kita hanya rakyat kecil yang penting masih bisa makan....".
Melihat kondisi tersebut tentunya manusia sebagai makhluk yang materialis tidak lagi memerankan fungsinya sebagai makhluk. Karena adanya benturan-benturan yang menjadi faktor penghambat serta keterbatasan kemampuan atau karena terhalangnya peraturan yang ada sehingga untuk berfikir memiliki sesuatu padahal sesuatu itu merupakan keinginan terbesar dalam hidup tidak akan terpenuhi apalagi terwujud secara riil.

Kebutuhan memang tidak akan ada penghujungnya jika tidak diimbangi dengan keinginan yang terkendali dengan wajar. Maka yang terjadi adalah keinginan lebih besar dari kebutuhan, padahal jika dilihat dari kondisi yang ada tidak tercukupinya sarana yang dimiliki bukan menjadi alasan yang vital jika kita mau berusaha keras untuk mewujudkannya, karena setiap kerja keras dari aspek apapun selalu membuahkan hasil sesuai yang diusahakan. Untuk itulah muncul perumpamaan-perumpamaan yang sekarang ini masih dipercayai dikalangan masyarakat, apabila memancing ikan dengan umpan yang besar maka yang didapatkan ikan yang besar pula. Tapi bagaimana jika umpan besar tersebut kita gunakan untuk memancing ditempat yang kebetulan tidak ada ikan besarnya?
 
Manusia dengan berbagai macam problem kehidupan siap atau tidak siap harus menjalani kehidupannya dengan penuh tanggung jawab sebagai makhluk. Mensyukuri hasil sekecil apapun adalah cara yang bijak dalam rangka menyusun target yang lebih besar lagi serta selalu berdo'a dan berusaha merupakan kunci terbaik dalam menjalani permasalahan yang ada. Dengan membatasi untuk tidak selalu memiliki keinginan menggebu-gebu juga perlu latihan, karena kebanyakan yang terjadi pada manusia adalah selalu dikuasai oleh situasi dan kondisi yang sedang terjadi, bukan yang sebaliknya.

18 October 2012

Mengajak Anak Mengenal Lingkungan

Anak merupakan anugrah dari yang maha kuasa, yang harus dijaga dan dididik. Orang tua tentu memiliki tugas dan peran penting dalam mendidik anak agar menjadi pribadi yang berkualitas. Pada masa emasnya mulai umur 1-6 tahun, anak-anak akan tumbuh dan berkembang sesuai cara orang tuanya mendidik mereka. Termasuk dalam mengenalkan lingkungannya. Pada masa usia itu terutama memasuki usia pendidikan dini atau play group, pendampingan kepada anak perlu intens dilakukan oleh orang tua. Ini penting karena seseorang perlu mengenal lingkungan diluar rumahnya dan mengenal orang lain setelah keluarganya.

Ketika anak mengenal lingkungan barunya untuk pertama kalinya mungkin akan bingung, karena itu anak akan merasa nyaman jika orang tua mendampinginya. Hal ini perlu latihan yang rutin secara perlahan dan bertahap tanpa menimbulkan kecemasan pada anak. 

Pada pendidikan informal atau taman bermain, pendamping (wali murid) akan mengantarkan anak ke dunia pendidikan formal. Jika ditaman bermain sudah baik, maka pada waktunya nanti anak itu akan memasuki pendidikan formal yang baik pula. Proses adaptasi dari lingkungan keluarga barunya seperti taman bermain atau play group dilakukan ketika anak telah memasuki periode emasnya, karena pada masa ini anak telah memasuki masa pembentukan karakter dan sistem kerja otak.

Dengan demikian untuk melihat cara belajar anak, sistem yang dipakai dalam belajarnya pun berbeda dengan pendidikan anak yang telah memasuki pendidikan formal. Yakni dengan menggunakan metode pengembangan yang meliputi aspek, sosialisasi motorik, kognitif, dan pengembangan bahasa. Sehingga pada waktu anak memasuki pendidikan formal akan lebih optimal dalam menyerap informasi. Peran orang tua di rumah pun sangat penting dalam hal ini dibutuhkan kerja sama guna mendukung anak pada lingkungan taman bermain dengan program mengedukasi, orang tua memberikan orientasi tentang program sekolah kepada anak. 

Untuk menunjang anak dalam mengimplementasikan  pelajaran yang diperoleh disekolah, orang tua sebaiknya mengakomodasikan kebutuhan yang diperlukan anak melalui cara yang menyenangkan seperti lagu, bermain, makanan, mainan, dan sebagainya. Pendampingan orang tua yang dilakukan kepada anak pada saat anak memasuki masa prasekolah  tidak kalah pentingnya peranan orang tua menjalin hubungan komunikasi kepada guru atau lingkungan sekolah. Sebab setiap anak akan memiliki kebutuhan yang berbeda anata satu dengan yang lainnya.

Seperti anak yang memiliki karakter pendiam, mungkin saja ia memiliki masalah. Berbeda dengan anak yang berkarakter pemberani, keadaan demikian yang perlu disampaikan orang tua kepada guru atau pihak sekolahnya. Selama proses belajar dengan lingkungan barunya, orang tua anak bertugas meyakinkan anak bahwa lingkungan luar ternyata menyenangkan. Orang tua harus memberikan gambaran bahwa belajar sesuatu yang menyenangkan berada diluar lingkungan rumahnya. Dari berbagai sumber.

Guru Yang Baik

Bagi seorangpembelajar sejati menjadi diri sendiri munkin bukan hal yang sulit. Tapi bagi beberapa orang hal itu bisa menjadi sesuatu hal yang sukar dilakukan. Menjadi diri sendiri bukan hanya sekedar konsep, kalau dipelajari langsung bisa membutuhkan waktu serta komitmen dan tanggung jawab yang besar untuk mengaplikasikannya. 

Menjadi seorang guru bagi diri sendiri adalah suatu kata yang bijak. Kata yang mengungkapkan bahwa sebelumnya bisa menjadi guru bagi orang lain, jadilah guru bagi orang lain. Ungkapan yang sederhana tapi bermakna sebagai cerminan diri. Menjadi guru yang baik bagi diri sendiri maupun orang lain adalah ketika kita mampu meneladani kebaikan yang dilakukan dalam sikap, perbuatan, perkataan dan hati kita sepenuhnya.

Jika kita mampu mengimplementasikan nilai-nilai kebaikan, menjaganya baik dalam sikap, lisan dan hati serta mampu mengajak sekeliling kita untuk ikut pula menjaga kebaikan itu. Kuncinya adalah pahami terlebih dahulu siapa sebenarnya sosok diri kita. Seperti apa kekurangan dan kelebihan yang ada pada diri kita. Mengenal diri sendiri, berarti mengetahui dahulu apa yang ada pada diri kita. Sumber dari seorang guru.

10 October 2012

Masalah Kurang Tidur

Kalau ngomongin soal tidur, setiap orang memiliki waktu tidur yang berbeda-beda, ada yang mempunyai rutinitas tidur yang teratur ada pula yang tidak teratur. Karena beragamnya aktivitas yang dilakukan pada malam hari, baik itu pekerjaan (lemburan) atau hanya sekedar ngobrol, bermain game online bahkan memang secara sengaja melakukan aktivitas tidak tidur pada malam hari tanpa alasan (begadangan). Alasan setiap orang yang tidak tidur pada malam hari pun berbeda-beda, mulai dari tidak bisa tidur kalau belum ngantuk ada juga yang tidak bisa tidur kalau belum sampai waktu subuh datang, dan lebih parah lagi jika terkena penyakit susah tidur (insomnia) yang memang sulit untuk memejamkan mata.

Kebutuhan tidur normal seseorang antara 7-8 jam perhari, jika waktu tidur kita kurang dari waktu normal akan mengakibatkan hormon stress dalam tubuh kita meningkat sehingga kita menjadi mudah marah. Begitu juga sel otak yang kinerjanya menjadi tidak maksimal, daya konsentrasi saat beraktivitas menjadi kurang bahkan frekuensi kemungkinan terkena penyakit flu akan menjadi tiga kali lipat lebih besar.

Sebenarnya aktivitas tidur adalah suatu aktivitas yang sangat menyenangkan, bagaimana tidak? setelah satu hari penuh mata di ajak melakukan aktivitas dan pada malam harinya digunakan untuk tidur untuk mengistirahatkan kelopak mata dan tubuh, tentu akan membuat tubuh menjadi fresh kembali. Tapi mengapa justru ada orang yang tidak dapat melakukan aktivitas tersebut. Ternyata setelah diteliti waktu tidur yang kurang selalu berhubungan kinerja otak, dan bukan hanya mempengaruhi kinerja otak saja, kurang tidur juga akan berimbas kepada menurunnya stamina dan daya tahan tubuh yang sudah habis digunakan untuk beraktivitas selama seharian penuh.

Tidur merupakan waktu dimana tubuh dan otak kita beristirahat serta waktu untuk merecovery stamina tubuh agar refresh kembali dan dapat beraktivitas pada keesokan harinya. Oleh karena itu, buatlah tubuh kita beristirahat pada malam hari, karena istirahat pada malam hari bisa memacu tubuh dan otak kita untuk kembali melanjutkan aktivitas hari berikutnya. Selain itu efek dari tidur pada malam hari melancarkan peredaran darah ke otak sehingga aktivitas otak kita menjadi lebih ringan tanpa ada aktivitas anggota tubuh yang lain pada malam hari.

Jadi jika kita tidak tidur pada malam hari bisa dibilang merugi, terutama bagi remaja yang sedang mengalami masa-masa tumbuh kembang ke masa kedewasaan. Apalagi remaja tersebut adalah seorang akademik, maka ia harus memenuhi kebutuhan waktu tidurnya pada malam hari dan jika tidak tentu akan mempengaruhi prestasinya. Untuk menambah daya tahan tubuh agar tetap terjaga staminanya dapat dibantu dengan mengkonsumsi vitamin atau lebih praktisnya memperbanyak konsumsi minum air putih agar tubuh tidak mengalami dehidrasi. 

Pergunakan waktu untuk mengistirahatkan tubuh kita dengan maksimal, jika dapat berbicara tentunya tubuh kita akan selalu mengeluh karena sering kita pergunakan untuk beraktivitas berlama-lama tanpa jeda istirahat. Ada kata pepatah berbunyi "rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya, maka rajin tidur hemat tenaga, tidak mau tidur berarti mengharap bahaya". Semoga bermanfaat.

8 October 2012

Bijak Dengan Energi

Pemerintah sepakat akan menaikkan tarif dasar listrik (TDL) secara bertahap sebesar 15 persen mulai tahun depan. Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) pun sepakat menolak rencana kenaikan tarif tersebut. Asosiasi yang lain pun juga menyatakan protes karena berpotensi pada pengurangan pegawai dan akan terjadi secara besar-besaran. Ketua Apindo menyatakan tidak sepakat akan rencana kenaikan tarif listrik karena sama sekali tidak diajak bicara dalam rencana tersebut. Padahal pada tahun-tahun sebelumnya pengusaha selalu dilibatkan dalam rencana kenaikan tarif listrik.

Dampak kenaikan tarif listrik memang berbeda-beda bagi kalangan industri, untuk industri tekstil saja porsi pemakaian listrik terhadap biaya produksi mencapai 15 persen. Untuk industri garmen atau industri pakaian mencapai 25 persen dari biaya produksi. Secara umum kenaikaan tarif dasar listrik akan membuat harga jual barang produksi ke tangan konsumen akan naik antara 3-5 persen.

Kenaikan harga tersebut akan membuat daya saing produk-produk dalam negeri menjadi lemah, ditambah para pengusaha harus memperhitungkan kenaikan upah minimum provinsi tahun depan. Sektor yang paling terancam adalah sektor padat karya, bahkan akan berdampak pula pada pengusaha baru yang berjalan, tentu terancam gulung tikar. 

Pemberlakuan kenaikan tarif dasar listrik secara bertahap memang sedikit meringankan beban para pengusaha mulai dari pengusaha sektor unit usaha kecil menangah. Namun disisi lain kenaikan tarif listrik harus dibarengi pula dengan peningkatan service oleh perusahaan listrik negara, sehingga tidak akan lagi terjadi hidup mati - hidup mati lampu listrik.

Teologi Pajak dan Distribusi (Wani Piroo...!!!)

Membaya pajak adalah kewajiban bagi setiap warga negara dengan maksud agar tercapai  kesejahteraan hidup dan kelayakan bertahan dalam berbagai keadaan ditempat yang kita huni di negara ini. Dengan reasoning tercapainya kesejahteraan tersebut tentu kita semua akan bertanya-tanya mengapa sudah sekian tahun pajak selalu kita bayar dengan disiplin tapi kesejahteraan tak kunjung tercapai. Kedaulatan tak kunjung kita peroleh, bahkan akhir-akhir ini penyelenggara negara seakan menciptakan sebuah iklim pemerasan dengan tujuan agar kita terbiasa memberi tips jika ingin mengurus apapun dalam birokrasi manapun.....(Wani Piro....!!!).

Yang kita alami bukan saja penyuapan tapi pemerasan yang disebabkan oleh iklom nonalami yang dicipakan oleh para birokrat. Kesejahteraan merupakan satu-satunya reasoning dalam menunaikan pajak akan sangat paradoksal ketika berbenturan dengan logika ketuhanan. Tuhan mewajibkan manusia untuk taat beribadah setelah segala fasilitas telah diberikan kepada umat manusia, artinya Tuhan juga memerintahkan manusia untuk taat dan wajib menunaikan pajak (ibadah) yang pada hakekatnya akan mensejahterakan manusia.

Maka tak logis jika ketuhanan kita sebagai pemberi manusia terpenuhi, tak pantas rasanya jika kita tidak memberi semacam apresiasi terhadap sang pemberi. Bagaimana mungkin kita tunaikan pajak terus menerus tanpa ada jaminan kesejahteraan seperti yang kita dambakan. Bagaimana mungkin akan tumbuh rasa ikhlas dari esoterik kemanusiaan ketika pajak yang kita tunaikan ternyata masih saja kita dapati penyamun-penyamun pajak dengan leluasa keluar masuk bui dengan sesuka hatinya.

Tujuan diselenggarakannya pajak adalah untuk menciptakan manajemen konflik antar manusia melalui retribusi kesejahteraan yang sudah terbukti sejak zaman kekhalifahan Umar bin Abdul Aziz. Teori tersebut melahirkan good corporate governance, yaitu kedaulatan serta kesejahteraan rakyat adalah panglima dan harga mati ketika ia tak kunjung dicapai, tentunya ada yang salah dari sisi managerialnya. Hal itulah yang melatarbelakangi moratorium pajak pada saat pemerintah hendak menciptakan iklim yang kondusif antara rakyat dan penguasa.

Dalam pengelolaan pajak yang semakin kusut, kita dihadapkan pula pada sebuah survei tentang kepuasan publik terhadap negara. Saat ini kita masih akrab dengan ketidakjelasan serta ketidakpastian apapun, diwilayah manapun, hukum, ekonomi, transportasi, demokrasi, semua itu tidak pernah kunjung selesai. Disaat slogan pajak berbunyi "Orang Bijak Taat Pajak" kemudian yang terjadi adalah Orang Yang Cerdas Siap Boikot Pajak. Oleh seorang peneliti pada STAI-NU Jakarta.

7 October 2012

Masih Seputar Guru

Berbicara tentang strategi pengajaran peranan guru memang paling penting dalam dunia pendidikan. Betapa tidak, dari tangan seorang guru telah banyak tercipta generasi yang handal dan kompeten dalam bidang keilmuannya masing-masing. Dapat kita lihat perkembangan keilmuan sekarang ini yang sudah makin maju, ternyata tak luput dari peran serta seorang guru dalam mendedikasikan dirinya dalam dunia pendidikan. Seorang guru harus memiliki strategi mengajar yang jelas, kompetensi seorang guru juga harus lebih baik.

Tanpa strategi yang jelas maka penyelenggaraan pembelajaran tidak akan berjalan sesuai yang diinginkan dan akan berdampak kegagalan, gagal dalam menanamkan materi keilmuan, gagal dalam pendisiplinan ilmu dan juga gagal dalam membentuk moralitas intelektual. Strategi tersebut yang sekarang diwajibkan oleh pemerintah pusat sebagai ajang kompetensi sesama guru dengan diselenggarakan pembuatan karya ilmiah guru. Tanpa strategi yang jelas maka kebijakan tersebut akan gagal dan berjalan tidak sesuai yang diharapkan.

Selama ini pemerintah hanya menyelenggarakan pelatihan-pelatihan saja, namun masih saja belum efektif, teknisnya hanya memberitahu guru tata cara membuat karya ilmiah, namun dalam mengaplikasikan masih menemui banyak kesulitan. Kondisi tersebut akan berbeda apabila pemerintah memberikan pembinaan, yaitu pembinaan yang dilakukan secara terus menerus selama guru belajar mengaplikasikan kegiatan membuat karya ilmiah, diibaratkan seperti mahasiswa dalam membuat skripsi.

Metode yang digunakan bisa beragam tergantung kondisi lokasi sekolah tempat guru mengajar. Proses bimbingan tidak harus dilakukan dengan pertemuan secara langsung, namun dapat dimanfaatkan fasilitas internet sebagai media bimbingan. Dengan memanfaakan fasilitas dunia maya diharapkan pula pemerintah dapat melakukan pemeriksaan secara profesional dan terbuka yaitu dengan memisahkan antara pemeriksa dengan pembina, karena kenyataan dilapangan, pembimbing juga sebagai pemeriksa. Hal inilah yang dapat menimbulkan kecurangan-kecurangan.

Pemeriksaan secara terbuka dapat dilakukan dengan menyampaikan hasil karya ilmiah tulisan guru tersebut kepada public untuk diketahui hasil implementasi yang sebenarnya sekaligus sebagai bahan memotivasi bagi para guru yang ingin menaikkan pangkat dan golongannya. Disamping itu sebagai bahan pembelajaran yang lain bagaimana menulis karya ilmiah dengan baik dan benar. Kewajiban ini seharusnya tidak menjadi momok bagi para guru, karena selama ini guru masih belum mandiri secara pribadi dan masih terdapat kebiasaan meminta bantuan orang lain, hal itu akan menjadikan mutu seorang pendidik akan menjadi buruk dalam dunia  pendidikan.

Dengan diterapkannya kebijakan pemerintah pusat melalui Permenpan nomor 16 tahun 2009 diharapkan kebijakan ini akan menjadikan kompetensi guru menjadi lebih baik dan dengan bantuan pemerintah dalam menerapkan strategi yang tepat, maka kualitas dan kuantitas guru akan mampu menaikkan derajat para pendidik menjadi pendidik yang profesional, pandai mengamati fenomena pembelajaran didalam maupun diluar kelas sehingga mampu melakukan kajian ilmiah yang lain apabila menemukan metode baru untuk kondisi pembelajaran tertentu.

Innocence of Muslims

Apalagi yang terjadi dunia perfilman? Film Innocence of Muslims adalah salah satu dari film yang berindikasi penistaan kepada salah satu agama. Sulit dipungkiri kemunculan Innocence of Muslims telah mempresentasikan cara pandang sebagian kecil kelompok masyarakat terhadap negara-negara barat yang membenci Islam secara berlebihan. Namun tidak jauh berbeda di dalam masyarakat Islam juga ada sekelompok yang memang menyimpan kebencian terhadap masyarakat barat secara berlebihan pula. Kelompok ini seringkali menjadi penghalang bagi keberlangsungan relasi dunia islam dan dunia barat.

Kedua keyakinan yang berbeda itu memendam kebencian yang sudah tertanam sejak zaman nenek moyang seakan menjadi sejarah panjang, bahkan proses pewarisan tersebut terus terjadi disetiap generasi ke generasi berikutnya. Padahal sudah berberapa kali diadakan dialog untuk merumuskan solusi konflik warisan nenek moyang tersebut, namun seperti jamur parasit di musim hujan, ada saja aksi-aksi tidak terpuji yang sengaja diciptakan untuk mencederai kesucian dialog tersebut.

Publikasi Innocence of Muslims jelas-jelas menebarkan kebencian terhadap dunia Islam dan dapat juga dikategorikan sebagai bentuk aktualisasi rasa tidak suka bagi sebagian kelompok masyarakat di negara barat. Menyikapi sikap kaum fundamentalis tersebut dibutuhkan yang taktis dan elegan dari umat islam menghadapi tindakan yang berlebihan tersebut. Orang-orang Islamphobia yang dengan sengaja mencari keuntungan dibalik reaksi-reaksi public terhadap stigma yang diciptakannya seakan menggambarkan justifikasi negatif mereka terhadap islam.

Jauh lebih elegan lagi jika umat islam secara bersama-sama dapat memikirkan langkah-langkah strategis untuk mencegah terjadinya aksi-aksi penistaan agama dengan pembuatan protokol antipenistaan agama seperti yang diusulkan oleh presiden SBY dalam pidatonya di sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, AS. Karena  sebagai negara islam terbesar dunia Indonesia merasa perlu memiliki tanggung jawab dan berkewajiban untuk menyampaikan aspirasi tersebut terhadap negara-negara lain.

Diharapkan dari konsep yang diusulkan dapat menjembatani konflik-konflik serupa dimasa depan. Antipenistaan agama dirasa sangat penting untuk menghindarkan dari kekacauan yang berakibat bentrokan secara fisik sehingga dapat menimbulkan jatuhnya korban jiwa. Munculnya aksi penistaan ideologi sudah dapat dipastikan memunculkan pula amarah kolektif yang berujung pada bentrokan fisik. Harapan itu akan terwujud jika seluruh elemen  yang ada ikut berpartisipasi dalam antipenistaan agama yang selama ini sudah sangat sering terjadi sehingga menjadi batu sandungan bagi perdamaian dunia yang diidamkan.

Seputar Guru

Dalam Permenpan nomor 16 tahun 2009, seorang guru harus mampu membuat artikel popular dan dapat diterbitkan di media massa. Pembuatan artikel dimaksudkan sebagai salah satu persyaratan bagi guru untuk mendapatkan kenaikan pangkat serta golongan. Selain untuk meningkatkan kemampuan intelektualitas guru juga sebagai bukti guru yang berkualitas menjadi seorang tenaga pendidik. Hanya saja peraturan ini banyak yang menuai beragam tanggapan dari kalangan guru sendiri dan masyarakat. Disalah satu sisi memberatkan guru itu sendiri, di lain pihak beranggapan bahwa akan banyak kecurangan-kecurangan. 

Profesi guru memang berat, bukan hanya dituntut akan perannya sebagai tenaga pembaharuan generasi bangsa, juga diharuskan memiliki kualitas dan kuantitas yang tinggi agar mampu mencipta generasi anak bangsa yang ber-intelektualitas tinggi. Maka wajarlah ketentuan baku dari pemerintah pusat akan pembuatan artikel yang popular tersebut memang untuk meningkatkan kualitas guru. 

Tidak dapat dipungkiri, selama ini banyak juga guru yang enggan mengikuti perkembangan dunia ilmu pengetahuan, padahal media yang ada tak kurang-kurangnya tersedia. Mungkin karena kurangnya SDM yang ada sehingga tidak mampu mengikuti perkembangan, atau juga memang karena sarana dan prasarana yang sulit didapatkan bagi guru yang kebetulan bertugas di pelosok-pelosok. Permasalahan ini memang menjadi salah satu hambatan dalam peningkatan kualitas bagi tenaga pendidik. Namun peraturan tetaplah peraturan. Pada kenyataannya dari kemampuan tersebut justru akan mengasah kemampuan para tenaga pengajar itu sendiri dan diharapkan dapat disalurkan kepada anak didiknya.

Jadi Permenpan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat tidak semata-mata diartikan sebagai syarat kenaikan pangkat dan golongan saja. Tapi sebagai stimulan bagi guru untuk harus terus meningkatkan kualitas ajarnya.

6 October 2012

Seni Dengan Kesungguhan Hati

Seni memiliki arti dan nilai tinggi bagi yang memiliki bakat untuk menggeluti dunia seni itu sendiri. Kemampuan yang dimiliki seseorang tidak terlepas dari peran aktif akan pemaknaan hati dengan sudut pandang yang berbeda dengan orang lain. Kemampuan seni juga berhak dimiliki oleh orang yang menekuni dunia seni dengan kesungguhan hatinya. Falsafah sederhana inilah yang membedakan cara pandang seseorang memandang bahwa dunia seni itu indah, elastis dan cenderung tidak memihak serta kokoh bagai bangunan yang tak pernah usang ditelah zaman.

Penulis menggarisbahwahi kecintaan pada dunia seni itu dengan falsafah yang tidak terlalu berlebihan, bahwa "Sesuatu yang kita cintai, sesibuk apapun pasti akan ada waktu untuk meluangkannya". Cara pandang yang mungkin banyak juga dimiliki oleh orang lain, namun mungkin dengan cara inilah yang dapat menguatkan hati kita untuk berkomitmen dengan cinta kepada seni. Tidak harus secara totalitas mengekspresikan diri kepada hasil karya pada ruang lingkup dunia seni. Bahasa sederhananya adalah orang seni itu tidak harus pintar berperan aktif kepada dunia seni yang dicintainya. Toh banyak juga yang tidak paham seni, namun ketika melihat maha karya yang tercipta berdasarkan seni justru menjadi penikmat seni sejati.

Kita harus memiliki cara pandang yang elastis akan dunia seni, tidak memaksa dan tidak menghakimi yang ada menghargai. Sifat pandang inilah yang perlu kita budayakan ke pribadi-pribadi diluar lingkup pecinta seni. Sekecil apapun hasil karya itu adalah hasil karya seni juga. Karena cipta dan karsa manusia sudah diberikan dari sejak manusia itu lahir. Cara yang bijak adalah dengan menghargai, sebagaimana kita menghargai ciptaan yang Maha Kuasa. Untuk urusan personal skill sepertinya tidak menjadi masalah, wong kemampuan seseorang itu tidak harus sama, tapi dapat dipersepsikan sama kalau penilaian kita tidak berbeda.

Terkadang manusia menempatkan seni dengan standarisasi yang paling kecil, padahal jika kita tengok ke masa lampau, hasil karya seni nan artistik telah merubah tatanan budaya manusia ke arah suatu perubahan yang lebih maju. Tradisi-tradisi budaya manusia beragam warna ini dapat kita nikmati diberbagai tempat dimana saja berada dan seolah-olah menjadi maha karya abadi. Tugas kita selanjutnya adalah cukup melestarikan dan menguatkan akar budaya warisan nenek moyang sepanjang zaman dengan kesungguhan hati.

Seni itu indah, seindah memandang keindahan. Seni itu elok dan hidup, dan menjadi bagian dari kehidupan, membuai hingga terkadang dilematis. Tergantung cara pandang masing-masing, seni tetap tidak akan bergeming dari pijakkannya.

4 October 2012

Kontradiksi Air

Setiap kemarau selalu muncul kekeringan dan krisis air, bahkan saat kemarau normal pun beberapa daerah mengalami kekeringan. Krisis air yang terjadi hingga kini masih dianggap belum sebagai masalah serius. Padahal krisis air sesungguhnya menyimpang potensi konflik luar biasa dimasa depan. Berdasarkan sumber dari Peneliti Bidang Hidrologi dan Koservasi Tanah BNPB.

Tindakan pengendalian untuk mengatasi masalah krisis air juga masih dilakukan dengan pendekatan simptomatik dengan gaya instan. Ketika terjadi kekeringan di atasi dengan distribusi air bersih melalui  tangki air, penyediaan pompa, pengeboran air, dan perbaikan jaringan irigasi. Gaya pendekatan yang demikian sesungguhnya tidak menyentuh akar permasalahan secara menyeluruh. Sebaliknya, masalah yang dihadapi akan muncul secara berulang-ulang dan dalam intensitas yang semakin meningkat.

Krisis air tersebut menyebabkan penyediaan kebutuhan air bersih bagi masyarakat terganggu. Tidak jarang masyarakat harus berjalan berkilo-kilo untuk memperoleh air. Bahkan kondisi air yang kualitasnya kurang memenuhi standar. Lenton dan Wriht dalam "Achieving the Millennium Development Goals for Water and Sanitation: What Will It Take?", mengidentifikasi beberapa kendala terkait keberhasilan penyediaan air minum di dunia ketiga, seperti Indonesia, yaitu : pertama, politis, kedua: finansial, ketiga: institusional, keempat: teknis, kelima: terbatasnya pasokan air dan bencana alam.

Selain itu kurangnya partisipasi masyarakat dan kurangnya penerimaan masyarakat terhadap teknologi baru. Pengaruh perubahan iklim global dan penggunaan lahan telah menimbulkan trend debit sungai menurun. Selama 30 tahun terakhir, debit sungai-sungai dan kecenderungan mengecil secara signifikan. Sungai lain juga menunjukkan perubahan watak hidrologi yang semakin mengkhawatirkan. Bahkan ketika musim kemarau debit aliran dasar (base flow) sangat rendah. Akibatnya timbul intrusi air laut, krisis air, dan konflik dengan pengguna lain seperti untuk pertanian dan sebagainya. Selain itu, pencemaran sungai juga semakin tidak terkendali. 

Tidak aneh jika para pakar Jerman dari Universitas Karlsruhe mengatakan, "Bagi pulau Jawa yang memiliki banyak daerah gunung api dan pegunungan dengan curah hujan yang tinggi, seharusnya tidak perlu mengalami kesulitan air.Air yang begitu jernih keluar dari mata air dengan melimpah, kemudian mengalir ke sungai dan dicemari oleh limbah pertanian, domestik, industri, sampah hingga berwarna cokelat dan berbau. Lalu diambil untuk air baku, diolah, didistribusikan dan dikonsumsi oleh masyarakat. Mengapa tidak diambil dimata air saja dengan disadap lalu didistribusikan ke bawah?". Jika orang Jerman saja berpikiran seperti itu mengapa kita tidak!. Dari berbagai sumber.