Unduh Adobe Flash player

KOLOM EMAS

INVESTASI EMAS BATANGAN

Sejarah Emas

Emas atau logam mulia sudah dikenal sejak zaman prasejarah (2600 SM). Dahulu emas digunakan sebagai simbol keuletan, nilai tinggi, kedaulatan, dan di salah satu budaya yang ada di bumi ini emas dianggap sebagai simbol kejayaan. Wikipedia.

Pada tahun 560 SM pada masa Raja Croesus, bangsa Turki dan jaman Julius Caesar emas (koin emas) dikenal pula sebagai alat tukar menukar.

Lahirnya peradaban islam sebagai peradaban dunia yang disebarkan oleh Nabi Muhammad SAW memberikan perubahan yang cukup signifikan. Emas menjadi mata uang Dinar dan diukur dengan 22 karat dengan berat 4,25 gram berdiameter 23 mm.Standar inilah yang kemudian diikuti oleh WITO (Word Islamic Trading Organization) yang berlaku hingga sekarang.

Selama 14 abad yang lalu nilai emas tidak berubah karena memiliki nilai aset yang tinggi, hal ini disebabkan karena emas tidak mempunyai nilai inflasi atau nol inflasi, dengan kata lain nilai resiko dalam melakukan bisnis perdagangan atau menabung emas khususnya logam mulia emas batangan tidak memiliki resiko kerugian yang tinggi. Selain itu konsistensi daya beli konsumen juga tinggi terhadap logam mulia ini, hal tersebut dipengaruhi oleh logam mulia Emas Batangan tidak memiliki sifat ketergantungan kepada keputusan atau regulasi pemerintah, serta berada di luar sistem perbankan.

Macam-macam Bentuk Emas

Emas Batangan (Tidak Kena Pajak)

Emas memiliki kadar 24 karat komposisi 99,99% nilai kemurnian logam. Berlaku Nasional dan Internasional (Jika memiliki sertifikat ANTAM = Aneka Tambang), tidak bercampur dengan logam lain serta tidak kena pajak. Tidak ada nilai pakai. Tidak ada potongan nilai harga dalam pembuatannya. Memiliki nilai jual taksiran yang lebih tinggi. Prediksi dan analisa para pakar dunia nilai kenaikan emas per tahun rata-rata 20%. Sumber:SBK.


Emas Coin (Dikenakan Pajak)

Emas koin digunakan secara praktis sejak ditemukannya uang logam, awalnya berupa koin emas saja karena memiliki nilai intrinsik yang dimaksudkan sebagai nilai tukar, serta dijual kepada para kolektor untuk digunakan sebagai bullion koin. Bullion koin di produksi dalam pecahan ons, setengah ons, seperempat ons, dan satu-sepuluh ons. Memiliki kode mata uang internasional XAU di bawah ISO 4217. Kode tersebut mencakup emas, perak, Paladium, dan Platitum, menurut definisi dinyatakan per satu troy ons, dibandingkan dengan "1 USD".

Koin bullion membawa nilai nominal sebagai legal tender, nilai wajah dicetak pada koin dilakukan agar memberikan status sah uang logam tersebut. Hal ini untuk mempermudah dalam hal mengimpor atau mengekspor ke berbagai negara. Dari kegiatan inilah yang menyebabkan emas koin memiliki nilai pajak tertentu disesuaikan dengan kondisi pasar. Sumber:daftarsemauku.

Emas Perhiasan (Dikenakan Pajak)

Kadar emas 18 karat, 22 karat, 24 karat. Komposisi tidak lagi 99,99% nilai kemurnian logamnya. Berbentuk perhiasan, bersertifikat dari toko penjual serta memiliki potongan dengan nilai tertentu. Berlaku lokal, Mempunyai nilai pakai dan mempunyai potongan nilai harga pembuatan serta nilai jual taksiran dengan harga biasa. Pajak yang dikenakan relatif tidak sama dengan taksiran yang berbeda-beda walaupun telah disepakati menyesuaikan harga umum di pasar, namun pada daerah yang berbeda ternyata selisih harga pun juga berbeda tergantung dari bentuk dan berat gram yang emas miliki.



Analisa Pergerakan Emas di Pasar Dunia

Analisa pakar memprediksi kenaikan emas logam mulia diperkirakan mencapai 20% per tahunnya. Harga emas memang berlawanan dengan dolar, namun emas memiliki sifat fluktuasi yang bersifat jangka pendek dan sementara. Tetapi secara long term (1 tahun), emas mengalami kecenderungan kenaikan. Hal ini dikarenakan emas logam mulia bersifat Zero Inflation, sementara mata uang memiliki kecenderungan mengalami inflasi setiap tahunnya.

Sebagai contoh dapat dilihat dari daftar tabel berikut:


PREDIKSI HARGA EMAS DENGAN RATA-RATA KENAIKAN
SEBESAR 20% PER TAHUN

Harga Per Gram
Tahun ke
Tahun
 360,000.00

2009
 432,000.00
1
2010
 518,400.00
2
2011
 622,080.00
3
2012
 746,496.00
4
2013
 895,795.20
5
2014
 1,074,954.24
6
2015
 1,289,945.09
7
2016
 1,547,934.11
8
2017
 1,857,520.93
9
2018
 2,229,025.11
10
2019
 2,674,830.13
11
2020
 3,209,796.16
12
2021
 3,851,755.39
13
2022
 4,622,106.47
14
2023
 5,546,527.77
15
2024
 6,655,833.32
16
2025
 7,986,999.98
17
2026
 9,584,399.98
18
2027
 11,501,279.98
19
2028
 13,801,535.97
20
2029
 16,561,843.17
21
2030
 19,874,211.80
22
2031
 23,849,054.16
23
2032
 28,618,864.99
24
2033
 34,342,637.99
25
2034
 41,211,165.59
26
2035
 49,453,398.71
27
2036
 59,344,078.45
28
2037
 71,212,894.14
29
2038
 85,455,472.97
30
2039
 102,546,567.56
31
2040


Berdasarkan analisa tabel tersebut membuat emas menjadi salah satu alternatif yang mudah dalam melakukan investasi.
Adanya kecemasan inflasi yang terus menerus mendorong pergerakan naiknya harga logam mulia, khususnya emas dan perak. Dari data yang dimuat di www.kitco.com menunjukan pergerakan harga emas yang signifikan.

Apapun kecenderungan yang terjadi di pasar dunia, emas masih merupakan primadona dalam melakukan sebuah investasi. Tergantung dari pribadi kita bagaimana menyikapi hal tersebut. 

home