Unduh Adobe Flash player

11.8.12

Ramadhan Sebagai Oase Spiritual

Dalam konteks rutinitas spiritual Ramadhan berfungsi sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada sang Khaliq. Dalam konteks sosial, Ramadhan berfungsi pula sebagai mediasi seorang hamba kepada Allah melalui distribusi kasih sayang kepada setiap makhluk-Nya. Salah satu ciri kecintaan kita kepada sang pencipta diekspresikan dengan kecintaan kita kepada mahkluk-Nya pula. 


Dengan adanya Ramadhan diharapkan kita dapat membersihkan diri dari debu keegoisan. Tidak hanya sekedar membersihkan pribadi saja, namun upaya spiritual diharapkan semakin ditingkatkan dalam rangkaian kasih sayang sesama hamba. Ramadhan merupakan sebuah oase bagi umat muslim yang mengharapkan penyegaran spiritual setelah sekian bulan terkotori oleh debu-debu kealpaan.

Dengan spirit ramadhan ini akan melahirkan pribadi-pribadi muslimin yang dapat memutus mata rantai perseteruan antar sesama. Yaitu mata rantai dari berbagai penyakit psikologis dan sosial, iri dan dengki, rasa sakit hati, menjadi sifat mulia, memaafkan dan humanis. Pribadi tersebut diarahkan kembali untuk memungut serpihan-serpihan persaudaraan yang telah tercecer untuk kemudian dihimpun kembali dalam sebuah ikatan kebersamaan yang kokoh.

Rasa senasib sepenanggungan merupakan titik tekan utama dalam ikatan kebersamaan tersebut. Saling menjalin tali kasih sayang yang secara sengaja maupun tidak terbuang karena keegoisan. Ikatan kebersamaan inilah yang akan mengisi relung hati dengan berbagai rasa, kebahagiaan, saling memaafkan antar sesama atas kesalahan yang lalu, serta kealpaan terhadap kewajiban-kewajiban kepada sang Khaliq.

Pada momentum Ramadhan ini, seorang muslim yang mendapat percikan cahaya keimanan akan mempersiapkan diri untuk berbagi kepada pribadi yang lainnya, karena dirinya telah meraih konsep ketaqwaan yang diinginkan. Perubahan psikologis ini pula telah merubah tingkah laku hidupnya sebagai pendewasaan spiritual, dan tujuan ibadahnya digunakan sebagai sarana untuk meraihnya. Secara singkatnya, dengan mencintai sesama, berarti kita telah mencintai Allah.

Posting Komentar
home