Unduh Adobe Flash player

16.7.12

Manfaat Berhenti Rokok

Kebiasaan merokok sama artinya memperbesar resiko kesehatan tubuh terganggu, karena nikotin yang terkandung didalamnya dapat menyebabkan lever melepaskan zat glikogen yang dapat meningkatkan kadar gula dalam darah dan pada akhirnya menutupi rasa lapar pada perut. Namun bagi penikmat rokok memiliki asumsi yang lain, rokok membuat perasaan menjadi lebih enak, tenang dan lebih baik, karena nikotin  meningkatkan level hormon dopamin (hormon pemicu rasa senang) dalam otak.

Tapi benarkah ketika berhenti merokok badan bisa menjadi gemuk? Dari penelitian yang dilakukan empat dari lima orang yang berhenti merokok mengalami kenaikan berat badan rata-rata 2-5 kilogram. Namun kabar baiknya lagi bagi mantan perokok dapat memiliki berat badan yang normal kembali pasca berhenti merokok, namun tetap fokus dan memberi kesempatan tubuh untuk menyesuaikan diri.

Sebuah studi baru menemukan bahwa setahun setelah berhenti dari aktivitas merokok ternyata berat badan mantan perokok akan naik rata-rata 8-10 pon. Jumlah ini lebih tinggi dari angkat yang dikampanyekan yang mencantumkan angka sekitar 3 kilogram peningkatan berat badan. Dan konsekuensi kesehatan dari penambahan berat badan itu tidak akan merusak manfaat kesehatan akibat menghentikan kebiasaan merokok.

Masih banyak manfaat lainnya dari meninggalkan kebiasaan merokok yang dapat dirasakan oleh tubuh. Namun bukan dari segi manfaat pribadi saja yang menjadi prioritas utama, tapi manfaat bagi orang lain disekitar kita. Alangkah baiknya jika konsistensi untuk berhenti merokok dapat terwujud selanjutnya kita tularkan kepada para perokok lain berdasarkan dari segi manfaat yang telah alami.

Posting Komentar
home