Unduh Adobe Flash player

4.8.12

Perubahan Fisik Saat Berpuasa

Bagi umat muslim, bulan puasa berbeda dengan bulan-bulan biasa. Ada kewajiban menunaikan ibadah selama sebulan penuh. Disamping harus menahan lapar, haus dan hawa nafsu lainnya, puasa juga meiliki manfaat bagi kesehatan, misalnya membuang racun dan kotoran dalam tubuh, menyeimbangkan kadar asam serta meningkatkan fungsi organ tubuh. Manfaat lain, puasa juga memunculkan beberapa kondisi yang dapat berfungsi melatih kesabaran, melatih keperdulian dengan sesama umat, melatih kedisiplinan dalam beribadah dan sebagainya. Kegiatan berpuasa ini mengubah pola hidup sehari-hari serta memicu munculnya beberapa perubahan fisik selama menjalani puasa. Diantara perubahan umum yang terjadi pada fisik selama menjalani puasa adalah: 

Kulit Kering
Dikarenakan tidak adanya asupan makanan dan cairan selama lebih dari 12 jam, maka kesimbangan air dalam tubuh menjadi terganggu sehingga menyebabkan dehidrasi yang menyebabkan kulit menjadi kering. Hal ini dapat diatasi dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak air di saat sahur maupun berbuka puasa. Namun ada beberapa minuman yang patut dihindari saat akan berpuasa yaitu, minum kopi dan teh yang memiliki efek diuretik tinggi, karena akan mengakibatkan banyak cairan yang keluar dari dalam tubuh.  

Bibir Kering
Tidak jauh berbeda seperti kulit kering, perubahan lain yang terjadi saat berpuasa adalah menjadi bibir menjadi kering. Maka hendaklah memperbanyak minum air, selain itu menghindari makanan yang pedas dan makanan yang terlalu asin dan disarankan jangan menjilati bibir karena air liur yang menempel akan menyebabkan bibir menjadi semakin kering. Dan bagi wanita yang memiliki aktivitas di luar rumah, memakai lip balm yang kaya moisturizer dapat menjaga bibir menjadi kering.

Mulut Berbau
Hal ini wajar terjadi bagi orang yang melakukan puasa, karena disebabkan kurangnya air liur yang mengalir pada mulut serta pengeringan pada rongga mulut menyebabkan berkembangnya bakteri di lidah dan gigi serta cairan pencernaan yang tetap aktif tanpa adanya proses makanan yang masuk menyebabkan bau mulut menjadi lebih beraroma dibandingkan hari biasanya.

Mata Cekung
Selama menjalankan puasa, kegiatan biologis tubuh memang jauh berbeda seperti hari biasanya. Umumnya pada waktu dini hari, biasanya kita masih terlelap tidur, saat puasa disarankan bangun tidur untuk makan sahur. Maka efek yang terjadi adalah kurangnya jam tidur serta kelelahan pada mata sehingga mata menjadi lebih cekung.

Perubahan secara fisik dalam menjalankan puasa selama satu bulan ini adalah reaksi normal yang terjadi pada tubuh. Bahkan hasil penelitian menyimpulkan bahwa melakukan aktivitas berpuasa ini sangat bagus bagi kesehatan tubuh. Dan khususnya bagi umat muslim melakukan ibadah puasa ini merupakan perintah yang diwajibkan dan merupakan sarana untuk meningkatkan  ketaqwaan kepada Tuhan.

Posting Komentar
home