Unduh Adobe Flash player

11.9.12

Buang Ingus Terlalu Keras

Pernahkan terserang flu? Membuang ingus keras-keras di saat flu dapat berakibat buruk, karena akan memunculkan sejumlah penyakit lain, antara lain sinusitis, hipertensi, bahkan bisa menyebabkan tekanan darah di otak. Batuk dan bersin hanya menghasilkan tekanan yang kecil pada rongga hidung, tetapi di saat mengeluarkan ingus dengan kencang, tekanan yang dihasilkan akan sangat besar, bahkan sama dengan tekanan darah diastolik yang terbaca dari seseorang.

Memang tidak ada alat ukur tekanan udara yang dihasilkan disaat seseorang bersin, namun untuk mengukur tekanan yang dihasilkan dapat dilihat bila seseorang mengalami batuk, bersin, dan mengeluarkan ingus dengan kencang dapat kita peprkirakan tekanan yang dihembuskan. Di antara tiga kegiatan yang dilakukan seseorang saat sakit flu, tekanan yang paling besar dihasilkan dari kegiatan mengeluarkan ingus dengan kencang.

Meski tampaknya tidak berbahaya, jika terus dilakukan bisa menyebabkan penyakit sinus dan memicu peningkatan tekanan darah di otak. Bakteri atau virus yang ada di hidung bisa terdorong keras dan menempel pada rongga hidung, dan akhirnya menyebabkan sinus. Selain itu tekanan keras akibat mengeluarkan ingus juga akan menyebabkan tekanan pembuluh darah ke otak meningkat dan memicu migrain, bahkan hipertensi. Karena itu, jika mengeluarkan ingus, sebaiknya tidak dilakukan kencang-kencang dan terus menerus.

Akibat lain terjadi pada telinga, yaitu tekanan udara yang dihasilkan disaat membuang ingus masuk ke telinga bagian tengah. Hal tersebut memberi trauma pada telinga tengah. Trauma itu menyebabkan radang sehingga menimbulkan rasa sakit. Pengobatannya bisa diberi antinyeri dan antiradang, misalnya ponstan atau antibiotik yang berfungsi untuk mencegah infeksi.

Posting Komentar
home